Mata kuliah Bahasa Inggris pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara merupakan mata kuliah dasar yang dirancang dengan pendekatan English for Specific Purposes (ESP), yaitu pembelajaran bahasa Inggris yang disesuaikan dengan kebutuhan akademik dan profesional mahasiswa di bidang administrasi publik. Melalui pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya menekankan pada penguasaan struktur kebahasaan, tetapi juga pada penggunaan bahasa Inggris dalam konteks nyata administrasi pemerintahan, kebijakan publik, dan pelayanan publik.
Materi perkuliahan mencakup pemahaman struktur dasar bahasa Inggris, meliputi pengenalan dan fungsi part of speech (noun, verb, adjective, adverb), pronoun, serta penggunaan to be, to do, dan to have dalam konstruksi kalimat. Mahasiswa juga akan mempelajari question words (8W + 1H), question tag, degree of comparison, dan prepositions untuk memperkuat kemampuan berkomunikasi yang akurat dan efektif.
Sebagai ciri khas pendekatan ESP, materi bahasa ini diintegrasikan dengan konteks administrasi publik melalui latihan membaca teks akademik dan kebijakan, memahami dokumen resmi pemerintahan, melakukan percakapan simulatif di lingkungan birokrasi, serta menulis laporan atau korespondensi formal dalam bahasa Inggris. Selain itu, kegiatan vocabulary enrichment difokuskan pada kosakata umum dan kosakata khusus (terminologi administrasi publik, governance, policy, dan pelayanan publik) yang sering digunakan dalam dunia kerja birokrasi dan organisasi pemerintahan.
Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan memahami dan menggunakan struktur bahasa Inggris dasar dengan benar, mampu berkomunikasi secara efektif, baik lisan maupun tulisan, dalam konteks akademik dan profesional administrasi publik, memiliki keterampilan membaca, menulis, dan berbicara menggunakan bahasa Inggris yang relevan dengan dokumen, kebijakan, dan situasi administrasi pemerintahan, mengembangkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi global dalam bidang administrasi publik.
Dengan demikian, mata kuliah ini tidak hanya berfungsi sebagai penguatan kompetensi bahasa, tetapi juga sebagai bekal strategis bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan komunikasi profesional di lingkungan birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang semakin terintegrasi secara global.

