Available courses
Matakuliah ini membahas pengertian dan Ruang lingkup SIPT, konsep dasar sistem, data dan informasi, eksplorasi data, peranan
database (Format, Konversi, Raster, Vektor), software dan peta tematik yang dirangkum dalam sistem geodatabase. Berbasis sistem
database dikembangkan sistem geoprosesing yang mencakup analisis spasial, geostatistik, simulasi dan pemodelan hotspot/ ZPPI.
Kemudian sebagai tahapan akhir matakuliah, mahasiswa diharapkan mampu merancang dan membuat geovisualisasi dan
operasional SIPT antara lain dapat mengklaster dan Pemetaan Produk Peta SIPT, membuat SIPT berbasis Online dan Website,
menerapkan Oseanografi Perikanan Operasional dan membuat Perencanaan, Evaluasi dan Pengembangan SIPT.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar manajemen, fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian) dalam konteks bisnis perikanan. Selain itu, dibahas analisis peluang usaha, strategi pemasaran hasil perikanan, manajemen keuangan, serta pengelolaan sumber daya manusia di bidang perikanan.
Mata kuliah ini membahas secara mendalam konsep-konsep dasar statistika serta penerapannya dalam bidang perikanan, khususnya dalam pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data yang berkaitan dengan kegiatan perikanan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa akan memahami bagaimana data digunakan untuk menggambarkan kondisi sumber daya perikanan, menganalisis hasil tangkapan, menilai produktivitas, serta mengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan usaha perikanan. Selain itu, mahasiswa juga akan mempelajari teknik-teknik statistika seperti penyajian data, ukuran pemusatan dan penyebaran, uji hipotesis, regresi, dan korelasi, yang semuanya dapat diaplikasikan dalam penelitian maupun perencanaan kebijakan di sektor perikanan.
Mata kuliah Konservasi Sumberdaya Perairan membahas prinsip, konsep, dan teknik pelestarian sumber daya hayati dan non-hayati perairan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan pemanfaatannya. Mahasiswa akan mempelajari aspek ekologi, kebijakan konservasi, pengelolaan kawasan perairan, serta strategi perlindungan spesies dan habitat akuatik. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya konservasi dalam mendukung pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Mata kuliah ini membahas tentang prinsip-prinsip dasar oseanografi yang berkaitan dengan perikanan. Mahasiswa akan mempelajari
karakteristik fisik, kimia, biologi, dan geologi laut serta interaksinya dengan sumber daya perikanan. Tujuan utama dari mata kuliah ini adalah
untuk memberikan pemahaman tentang dinamika laut dan pengaruhnya terhadap kehidupan ikan serta aplikasi oseanografi dalam
manajemen perikanan.
Mata kuliah ini membahas mengenai struktur dan fungsi sel, komposisi kimia organisme, keanekaragaman makhluk hidup, struktur organisasi
tubuh, metabolisme, interaksi antar organisme dengan lingkungan, pewarisan sifat, dan perubahan makhluk hidup dari masa ke masa
Mikrobiologi (3 SKS, Semester III) pada bagian pertemuan 9–16 yang saya ampu dalam sistem team teaching membahas klasifikasi bakteri, golongan alga, jamur, dan virus, serta analisis mikroorganisme di tanah, air, dan makanan. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi ciri, peranan, serta pengaruh mikroorganisme tersebut terhadap ekosistem dan keamanan pangan, serta memahami aplikasinya dalam bidang perikanan.
Biologi Perikanan (3 SKS, Semester V) membahas aspek-aspek fundamental biologi ikan yang berkaitan dengan pengelolaan dan budidaya perikanan. Materi mencakup seksualitas, fekunditas, pemijahan, ruaya, perkembangan telur hingga larva, kebiasaan makan, interaksi biotik, umur, dan pertumbuhan ikan. Mata kuliah ini dirancang agar mahasiswa mampu menganalisis serta mengaplikasikan konsep biologi ikan dalam produksi benih, budidaya, dan pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.
Kualitas Air (3 SKS, semester III) yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor-faktor penentu kualitas udara pada sistem budidaya perairan. Materi perkuliahan meliputi parameter fisika (cahaya, suhu, kecerahan, kekeruhan), parameter kimia (pH, salinitas, DO, BOD, COD, amonia, nitrat, nitrit, fosfor, nitrogen), serta parameter biologi (plankton, indikator organisme, indeks keanekaragaman). Selain itu, mahasiswa juga mempelajari berbagai metode pengelolaan kualitas udara seperti penggantian udara, pengolahan limbah, aerasi, filtrasi, pemupukan, pengapuran, hingga pemanfaatan sistem resirkulasi dan jalur hijau.